“PREVIEW PIALA DUNIA 2010: Brasil vs Cili”


Cili selalu rendah diri di hadapan Brasil. Tim Samba secara reguler mengeluhkan lawan yang dihadapi.

Dalam lima tahun terakhir, Cili tujuh kali berturutan dikalahkan Brasil, dengan kebobolan 26 gol.

Di Piala Dunia, Cili dua kali dikalahkan Brasil. Pertama di semifinal Piala Dunia 1962, atau saat menjadi tuan rumah, dengan skor 4-2. Kedua di babak kedua Piala Dunia 1998 di Prancis, dengan skor 4-1.

Tujuh kekalahan beruntun Cili atas Brasil dimulai di penyisihan grup Copa America 2004, dengan 1-0. Lalu diikuti kekalahan 5-0 di kualifikasi Piala Dunia pada tahun berikut.

Dua tahun kemudian kalah lagi 4-0 dalam laga persahabatan, lalu dipecundangi 3-0 dan 6-1 di babak penyisihan grup dan perempat final Copa Amerika. Kekalahan terakhir mengakibatkan kejatuhan pelatih Nelson Acosta.

Marcelo Bielsa merevolusi Cili pasca kepergian Acosta. Pelatih Argentina itu mengubah Cili dari salah satu tim terburuk menjadi salah satu yang terbaik di Amerika Latin.

Di kualifikasi Piala Dunia 2010 zona Amerika Latin, Cili berada di posisi kedua dengan satu angka di bawah Brasil. Mereka mampu mengalahkan semua kekuatan Amerika Latin, kecuali Brasil.

Di dua laga home and away, Cili dikalahkan 3-0 dan 4-2. Revolusi Bielsa seolah berhenti di kaki Brasil. Atau, Bielsa belum bisa mengubah Cili menjadi kakuatan yang mampu mengakhiri dominasi Tim Samba.

Bielsa menyadari hal itu. Menurutnya, Brasil selalu menakutkan bagi siapa pun karena selalu memiliki skuad versi baru, yang bermain dengan kecepatan dan lapar akan kemenangan.

Permainan Brasil berkembang ketika menghadapi tim-tim yang bermain menyerang, dan Cili berpotensi menjadi mangsa mudah dimamah. Cili memiliki kecepatan, mampu menyerang, tapi kesulitan memobilisasi lini belakangnya saat diserang.

Brasil dominan secara fisik dan skill, bermain dengan antusiasme tinggi. Mereka selalu tahu cara mengeksploitasi kelemahan di lini belakang lawan.

Lebih mengkhawatirkan lagi, Cili akan bermain tanpa dua defender regulernya; Gary Medel dan Waldo Ponce, yang terkena hukuman. Bielsa juga harus memutuskan apakah akan menurunkan Humberto Suazo, yang belum fit seratus persen, untuk mendampingi Jorge Valdivia di lini depan.

Valdivia bermain bagus saat Cili dikalahkan Spanyol 2-1. Bielsa berusaha meyakinkannya betapa dirinya bisa mencetak gol ke gawang Brasil, dan memenangkan laga.

Brasil diragukan menurunkan Felipe Melo, tapi Dunga tidak terlalu gundah. Brasil tak kekurangan pemain gelandang.

Elano telah sembuh dari cedera engkel, dan akan kembali mengisi lini tengan setelah absen saat Brasil ditahan Portugal. Kaka juga telah bebas dari masa hukuman, dan akan diturunkan.

Robinho diperlukan agar lini tengah Brasil lebih kreatif menerobos pertahanan lawan, dan menghasilkan kemelut secara reguler.

Brasil adalah tim hebat, tapi kerap mengeluh ketika lawan bermain tak sesuai keinginannya. Mereka seolah lupa betapa setiap tim memiliki pilihan strategi untuk menghadapinya, dan tidak ada tim yang memanjakan lawan.

Kini, Brasil berharap Bielsa tidak mengingkari naluri alamiahnya, dengan mengubah Cili dari tim yang memainkan sepakbola menyerang menjadi bertahan.

Brasil
02-06-2010 Zimbabwe 0 – 3 Brasil
07-06-2010 Tanzania 1 – 5 Brasil
16-06-2010 Brasil   2 – 1 Korea Utara
21-06-2010 Brasil   3 – 1 Pantai Gading
25-06-2010 Portugal 0 – 0 Brasil

Cili
31-05-2010 Cili     1 – 0 Irlandia Utara
31-05-2010 Cili     3 – 0 Israel
16-06-2010 Honduras 0 – 1 Cili
21-06-2010 Cili     1 – 0 Swiss
26-06-2010 Cili     1 – 2 Spanyol


Situasi Brasil

Kaka, yang terkena kartu merah saat laga melawan Pantai Gading, kembali bermain. Elano cukup fit untuk main sejak menit pertama. Robinho diharapkan membuat lini tengah Brasil lebih kreatif.

Prakiraan Susunan Pemain: Julio Cesar; Maicon, Lucio, Juan, Michel Bastos; Gilberto Silva, Felipe Melo; Elano, Kaka, Robinho; Luis Fabiano

Situasi Cili

Lini belakang tanpa Pitbull, julukan Gary Medel, akibat akumulasi kartu kuning. Waldo Ponce juga akan absen dengan alasan sama. Satu lainnya adalah Marco Estrada. Lini depan Cili juga bermasalah. Pelatih Marcello Bielsa kemungkinan berjudi dengan menurunkan Humberto Souza.

Prakiraan Susunan Pemain: Bravo; Jara, Fuentes, Contreras; Vidal, Carmona, Isla; Fernandez; Sanchez, Suazo, Beausejour.

Pemain Layak Diamati

Lucio: Di tiga laga penyisihan, semua mata tertuju ke bintang-bintang Brasil di lini depan dan tengah. Kini saatnya menyaksikan kinerja Luico. Dia diharapkan mampu mengatasi gaya menyerang Cili yang relatif baru.

Alexis Sanchez: Sepanjang turnamen, scout klub-klub Eropa tertuju kepadanya. Publik Cili juga berharap banyak padanya. Ia mungkin bisa mencetak gol, tapi sangat kecil kemungkinan membuat Cili mengalahkan Brasil.

Prediksi

Castrol World Cup Match Predictor memberikan kemungkinan Brasil memeanngkan laga 78 persen. Alasannya sederhana, Cili selalu gugup menghadapi tim-tim besar. Itu terlihat saat bertemu Spanyol di laga terakhir penyisihan grup. Meski demikian tidak ada yang tidak mungkin bagi siapa pun untuk mengalahkan Brasil, termasuk Cili.

Brasil 3-1 Cili

sumber: goal.com

Iklan
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: