“Sriwijaya fc Mengakhiri Musim Dengan Hasil Imbang”


Pertandingan Sriwijaya FC versus Persiba Balik Papan ajang akhir Liga Super Indonesia (ISL) di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, berakhir dengan skor 3-3. Dengan hasil ini Gumbs cs gagal membalas dendam atas kekalahan mereka dari Persiba dengan skor 4-0 dalam pertemuan pertama Oktober 2009 lalu.

Gol SFC dilesakkan Arif Suyono menit 27 dan Zah Rahan menit 41, Kayamba menit 78. Sementara Gol Persiba diceploskan Mijo Dadic menit 19 dan Lopez menit 44, Sultan Samma menit 43.

Sejak kick off, kedua saling menyerang. Persiba menunjukkan agresivitasnya melalui pergerakan Julio Lopez dan Robertino Pugliara. Tidak mau kalah, suporter dan pendukung SFC yang memadati Stadion Gelora Jakabaring menyemangati tim Sriwijaya FC.

Selama pertandingan, kedua tim bermain agresif. Beberapa pelanggaran terjadi. Ferry Sempat terkapar ditendang striker Persiba Sultan Samma. Begitu juga Obiora mengerang kesakitan. Sementara SFC juga bermain tak kalah keras. Cristian Worabay melakukan tekel keras terhadap Edy Gunawan.

Serangan yangn dibangun SFC menghasilkan peluang. Peluang didapatkan SFC, namun Arif dan Obiora gagal menuntaskannya. Selanjutnya gantian Persiba melakukan tekanan. Namun berhasil digagalkan Isnan cs.

Serangan kembali dibangun Persiba pergerakan Julio Lopez kembali membahayakan gawang Ferry menit 18. Memasuki menit 19 assist Julio Lopez mampu dituntaskan Mijo Dadic dengan heading keras menundukkan Ferry.

Ketinggalan 1-0, Sriwijaya FC kembali membangun serangan. Setelah gagal menuntaskan peluang. Gelandang serang Arif Suyono memecahkan kebuntuan SFC sekaligus menyamakan kedudukan di menit 27. Bermula dari pergerakan Ponaryo dan Kayamba. Bola yang dibawa Ponaryo kemudian disodarkan kepada Obiora diteruskan ke Zah Ragan. Dengan skill-nya pemain asal Liberia ini memberikan assist kepada Arif dan dituntaskan dengan menjebol gawang I Made Wirawan.

Memasuki menit 36, Persiba melakukan pergantian pemain. Pemain asing Kim Young Hee yang cedera ditarik keluar. Posisinya digantikan Fery Ariawan.

Sementara itu permainan berlangsung tetap keras. Kiper Ferry Rotinsulu kembali terkapar akibat dilanggar pemain depan lawan. Menit ke 41, SFC unggul 2-1 atas tamunya Persiba di menit 41. Gol diciptakan Zah Rahan usai meneruskan umpan krosing Kayamba dari sisi kiri gawang Persiba. Dengan tenang pemain asal Liberia melakukan sontekan yang tidak dapat dihalau Kiper Persiba Wirawan.

Namun satu menit berselang Persiba justru menyamakan kedudukan. Bermula dari dari sepak pojok Ferry Irawan di sudut kanan lapangan. Bola meluncur ke arah Lopez yang dituntaskan dengan sundulan menundukkan Ferry menit 43.

Pertandingan babak kedua, SFC dan Persiba kembali saling menyerang. Permainan keras diperagakan Persiba. Zah Rahan terkapar di tekel pemain belakang Persiba M Sobran. Begitu juga Obiora bertabrakan dengan Muhammadan. Sementara Aang Suparman pemain belakang tim tamu menerima kartu kuning dari wasit Mardi di menit 52. Ia dengan sengaja menekel keras Ponaryo.

Memasuki 53 SFC ketinggalan dengan skor 2-3 dari tamunya Persiba. Tendangan keras Sultan Samma dari luar kotak penalti mampu mengecoh Ferry Rotinsulu. SFC berusaha mengejar ketertinggalan. Arif mendapatkan peluang, sayang sundulannya gagal. Selalu membantu melakukan penyerangan, pergantian pemain dilakukan Rahmad Darmawan di menit 60.

Arif Suyono ditarik keluar digantikan M Nasuha. Sementara Alamsyah digantikan Rahmat Rivai. Persiba melakukan pergantian pemain di menit 71. Pelatih Hariyadi menarik keluar M Sobran yang kelelahan digantikan Dwi Joko agar lini belakang lebih bugar.

Sementara itu menit 74 Worabay dan Dwi Joko menerima kartu kuning dari wasit.

Memasuki menit 85, Sriwijaya FC menyamakan kedudukan. Striker Keith Kayamba Gumbs mencetak gol setelah memanfaatkan kecerobohan kiper I Made Wirawan. Bola sempat ditangkap kiper Persiba itu, tetapi terlepas. Gumbs dengan cepat menyambar bola. Kedudukan SFC vs Persiba sementara 3-3.

Dalam pertandingan, Ponaryo Astaman menerima kartu kuning setelah menabrak Sultan Samma. Akibatnya sempat terjadi keributan. Bermula dari akting Sultan Samma yang berpura-pura kesakitan. Zah Rahan pun marah. Sultan Samma tiba-tiba bangun dan mendorong Zah Rahan. Beruntung wasit mampu menenangkan keadaan. Serangan bertubi-tubi dilakukan SFC. Sebanyak 3 peluang didapatkan Laskar Wong Kito, namun gagal diselesaikan dengan baik.

Hingga pertandingan berakhir kedudukan bertahan 3-3 untuk kedua tim.

Iklan
  1. Thanks , I have just been searching for information approximately this subject for ages and yours is the
    greatest I have found out till now. However, what about the
    conclusion? Are you positive in regards to
    the source?

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: